Rabu, 27 Februari 2013

Fisika - Mekanika Fluida

Tekanan

 p = \frac {F} {A}
Keterangan:
  • p: Tekanan (N/m² atau dn/cm²)
  • F: Gaya (N atau dn)
  • A: Luas alas/penampang (m² atau cm²)
Satuan:
  • 1 Pa = 1 N/m² = 10-5 bar = 0,99 x 10-5 atm = 0,752 x 10-2 mmHg atau torr = 0,145 x 10-3 lb/in² (psi)
  • 1 torr= 1 mmHg

Tekanan hidrostatis

p_{\text{h}} = \rho\,\! \times g \times h
p_{\text{h}} = s \times h
Keterangan:
  • ph: Tekanan hidrostatis (N/m² atau dn/cm²)
  • h: jarak ke permukaan zat cair (m atau cm)
  • s: berat jenis zat cair (N/m³ atau dn/cm³)
  • ρ: massa jenis zat cair (kg/m³ atau g/cm³)
  • g: gravitasi (m/s² atau cm/s²)

Tekanan mutlak dan tekanan gauge

Tekanan gauge: selisih antara tekanan yang tidak diketahui dengan tekanan udara luar.
Tekanan mutlak = tekanan gauge + tekanan atmosfer
p = p_{\text{gauge}} + p_{\text{atm}}

Tekanan mutlak pada kedalaman zat cair

p_{\text{h}} = p_{\text{0}} + \rho\,\! \times g \times h
Keterangan:
  • p0: tekanan udara luar (1 atm = 76 cmHg = 1,01 x 105 Pa)

Hukum Pascal

Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah.
 \frac {F_{\text{2}}} {A_{\text{2}}} = \frac {F_{\text{1}}} {A_{\text{1}}}
Keterangan:
  • F1: Gaya tekan pada pengisap 1
  • F2: Gaya tekan pada pengisap 2
  • A1: Luas penampang pada pengisap 1
  • A2: Luas penampang pada pengisap 2
Jika yang diketahui adalah besar diameternya, maka:  {F_{\text{2}}} = (\frac {D_{2}} {D_{1}})^2 \times F_{1}

Gaya apung (Hukum Archimedes)

Gaya apung adalah selisih antara berat benda di udara dengan berat benda dalam zat cair.
 F_{a} = M_{f} \times g
 F_{a} = \rho_{f} \times V_{bf} \times g
Keterangan:
  • Fa: gaya apung
  • Mf: massa zat cair yang dipindahkan oleh benda
  • g: gravitasi bumi
  • ρf: massa jenis zat cair
  • Vbf: volume benda yang tercelup dalam zat cair

Mengapung, tenggelam, dan melayang

Syarat benda mengapung:  \rho_b campuran <\rho_f
Syarat benda melayang:  \rho_b campuran =\rho_f
Syarat benda tenggelam:  \rho_b campuran >\rho_f

Sumber

Kanginan, Marthen (2002). Fisika Untuk SMA Kelas XI Semester 2. Erlangga. ISBN 978-979-015-273-1.

Selasa, 26 Februari 2013

Ancam Keselamatan Warga, Penjualan Merkuri Minta Dihentikan

Ancam Keselamatan Warga, Penjualan Merkuri Minta Dihentikan


Banda Aceh, (Analisa). Mantan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Aceh Ir Husaini Syamaun (saat ini menjabat Kepala Dinas Kehutanan Aceh) meminta semua pihak untuk tidak menjual merkuri secara bebas di Aceh. Karena, penjualan barang yang merupakan limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) ini mulai mengancam keselamatan warga Aceh.

Menurut Husaini, merkuri lebih berbahaya dari narkoba, karena dampak yang dirasakan oleh para pemakai merkuri lebih terlihat nyata dan bisa berdampak pada keturunan dari para pemakai atau pengguna merkuri ini.

Dikatakan, merkuri dalam beberapa tahun terakhir ini marak digunakan oleh masyarakat (para penambang emas) di Aceh Selatan dan sejumlah wilayah barat-selatan Aceh.

"Saat saya ke satu daerah di kawasan barat-selatan Aceh, betapa terkejutnya melihat mereka menggunakan merkuri secara bebas dan memegangnya dengan tangan telanjang," ungkap Husaini Syamaun, di Banda Aceh baru-baru ini.

Menurutnya, merkuri adalah logam berat yang dapat menimbulkan sakit parah bila dilepaskan ke lingkungan oleh usaha pertambangan, pembakaran batu bara, atau limbah produk-produk yang mengandung merkuri. "Merkuri sangat beracun," tegasnya.

Ketika merkuri yang menumpuk di sungai, danau, dan aliran air bercampur dengan tanaman yang membusuk, akan jadi lebih beracun yang disebut metil merkuri. Meski dalam jumlah sangat sedikit merkuri dapat meracuni semua ikan di dalam kolam atau sungai. Metil merkuri di lingkungan akan tetap bersifat racun selama berabad-abad.

Menghirup atau menyerap merkuri dalam jumlah yang sangat sedikit dapat merusak syaraf, ginjal, paru-paru, otak dan bayi yang lahir cacat. Masalah kesehatan ini membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dapat terlihat.

Husaini menambahkan, sampai saat ini tidak ada izin peredaran merkuri di Aceh, karenanya aparat kepolisian bisa menangkap para penjual dan pemakai bahkan yang membawa merkuri secara bebas. "Saya pernah berkoordinasi dengan pihak kepolisian menyangkut hal ini," ujar Husaini.

Harus Dihentikan
Direktur Eksekutif Walhi Aceh TM Zulfikar mengungkapkan, saat ini merkuri sangat bebas dijual di pasaran. Bahkan, di pasar Aceh, Banda Aceh merkuri dijual bebas seperti barang kelontong.

Penjualan merkuri ini harus dihentikan dan dicegah, sebelum lebih banyak lagi masyarakat Aceh yang menggunakannya dan mengancam keselamatan jiwa masyarakat. Sebab, dampak langsung penggunaan merkuri secara bebas bisa mengakibatkan cacat seumur hidup.

Menurut TM Zulfikar, pihaknya sejak tahun lalu sudah mengingatkan pemerintah akan bahaya limbah merkuri yang berasal dari penambangan emas tradisional di Kabupaten Aceh Selatan. Sebab, limbah merkuri itu muali mencemari lingkungan.

"Limbah merkuri ini berasal dari penambangan emas tradisional. Pencemaran limbah ini mulai dirasakan masyarakat," katanya.

Walhi Aceh juga telah pernah menyurati Bupati Aceh Selatan menyusul adanya limbah merkuri yang diduga sudah mencemari sejumlah kawasan di kabupaten itu. Sejumlah kasus akibat limbah merkuri mulai dirasakan, seperti matinya sejumlah pohon kelapa dan rumbia di gampong (desa) Baru, Kecamatan Labuhan Haji, serta ikan peliharaan di Gampong Alue Meutuah, Kecamatan Meukek, diduga akibat limbah merkuri.

Tidak hanya itu, pada tahun lalu dua ekor kerbau milik warga di Kecamatan Sawang, masing-masing seekor di Gampong Meuligo dan seekor lagi di Gampong Tring Meuduro mati, yang diduga karena limbah merkuri.

"Limbah merkuri ini setelah digunakan mengolah emas dibuang sembarangan termasuk ke sungai," ujar TM Zulfikar seraya menambahkan, bahkan bahayanya pembuangan limbah merkuri dilakukan di daerah pantai dan kawasan pemukiman padat.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) RI No.30/MPP/Kep/7/1997 tentang barang yang diatur tata niaga impornya, distribusi, jual beli merkuri harus terdaftar dan melalui izin kepala daerah dengan persyaratan kelayakan lingkungan hidup yang ketat.

"Untuk itu, pemerintah daerah juga perlu menertibkan peredaran merkuri secara ilegal yang marak terjadi di Aceh Selatan. Jika ini dibiarkan, maka pencemaran limbah merkuri di kabupaten itu semakin tidak terkendali," tegas TM Zulfikar.(irn)

Teluk Buyat, Sembilan Tahun Pascatragedi


Teluk Buyat, Sembilan Tahun Pascatragedi




MediaINDONESIA/26 FEB 13

“MAU nyelam di Buyat? Wah, hati-hati, lautnya tercemar tuh.” Itulah wanti-wanti dari seorang teman kepada Maha Adi, seorang jurnalis, menjelang keberangkatannya ke Teluk Buyat, Sulawesi Utara, barubaru ini. Ia bersama belasan orang dengan berbagai latar belakang profesi mengunjungi Teluk Buyat sebagai peserta program bootcamp yang diadakan PT Newmont Minahasa Raya (NMR).

Peserta lain, Rohim, seorang mahasiswa, juga mendapat peringatan senada dari temannya. “Saya jadi tertantang ingin melihat yang sebenarnya.” Teluk Buyat dan NMR memang pernah menjadi topik pemberitaan nasional.

Tepatnya pada 2004, ketika sekelompok masyarakat setempat bersama sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) menyatakan laut mereka tercemar oleh NMR saat menambang emas di Buyat.

Kematian seorang bayi berusia lima bulan, Andini, yang diklaim sebagai korban pencemaran, membuat pemberitaan tentang Buyat kian gencar. Bahkan disebutkan terjadi bencana lingkungan mirip tragedi Minamata di Jepang.

Kini, setelah hampir sembilan tahun berlalu dan NMR pun berhenti beroperasi (2004), kesan negatif itu belum sepenuhnya hilang. Sejatinya, secara hukum, NMR yang sempat dituntut oleh sejumlah pihak.

dinyatakan tidak bersalah setelah melalui proses pengadilan panjang yang melibatkan pembuktian oleh pakar hukum, kesehatan, dan lingkungan. Awal tahun ini, NMR juga menerima surat pemberitahuan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bahwa Mahkamah Agung (MA) lewat keputusan nomor 2691 K/PDT/2010 menolak permohonan kasasi Walhi atas gugatan perdata dengan tuduhan pencemaran Teluk Buyat. Keputusan itu menjadi penutup kasus Buyat secara perdata setelah sebelumnya pada 2009, MA memenangkan NMR secara pidana.

Di lapangan, Media Indonesia yang tergabung dalam peserta bootcamp juga memperoleh kesan bahwa semua berjalan sebagaimana mestinya. Lahan bekas penambangan telah tertutup hutan yang mulai rimbun, para nelayan melaut seperti lazimnya, terumbu karang pun menutup sebagian pantai di Teluk Buyat. Di sekitar Pulau Patah Patah, keindahan terumbu karang terlihat jelas dari perahu. “Memang, mengubah persepsi buruk orang tentang kami tidaklah mudah,” ujar Presiden Direktur NMR David Sompie.

Diakuinya, persepsi negatif terhadap NMR menjadi sebuah gangguan. Namun beruntung, menurut David, gangguan itu dapat diredam. Terbukti, ‘saudara’ NMR, PT Newmont Nusa Tenggara, tetap bisa beroperasi hingga kini di Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat.

Daerah Dominanga yang berjarak 10 jam perjalanan dengan mobil dari Desa Buyat. Namun belakangan, berangsur-angsur mereka kembali ke desa asal. “Dulu LSM bilang di Buyat sini sudah tercemar, kalau tetap tinggal di sini, anak-anak kami akan cacat. Jadi kami mau saja ketika disuruh pindah ke Dominanga. LSM janji akan membangun rumah buat kami. Mereka juga janji kasih uang. Tapi sampai dua tahun kami hidup susah di barak-barak, janji itu bohong saja. Akhirnya kami kembali lagi ke sini, “jelas salah satu warga, Mei Rondonuwu, 36.

Kembalinya mereka ke Buyat Pantai dilakukan secara mandiri. Di atas tanah milik pemerintah, mereka membangun rumah ala kadarnya dan membangun kehidupan dari nol. LSM yang dulu membujuk rayu mereka agar pindah ke Dominanga pergi entah ke mana. (Eni Kartinah/H-1).

SUMBER: http://pmlseaepaper.pressmart.com/mediaindonesia/PUBLICATIONS/MI/MI/2013/02/26/ArticleHtmls/Teluk-Buyat-Sembilan-Tahun-Pascatragedi-26022013015016.shtml?Mode=1#

TEKNOLOGI SOL GEL PADA PEMBUATAN NANO KRISTALIN METAL OKSIDA UNTUK APLIKASI SENSOR GAS

Pendahuluan
Saat ini berbagai jenis solid state sensor atau dikenal dengan sensor mikroelektronik telah banyak dan berhasil diaplikasikan ke bidang seperti lingkungan atau untuk aplikasi monitoring pencemaran udara, kesehatan dan  berbagai industri. Keberhasilan ini membuat kebutuhan akan sistem sensor diberbagai bidang juga semakin meningkat. Hal ini memacu bagi peneliti atau produsen sensor untuk membuat jenis sensor yang
berukuran kecil (mikrosensor) dan low cost dari yang ada saat ini. Dengan perkembangan teknologi mikroelektronika atau nanotechnology saat ini, telah membuka peluang melakukan inovasi teknologi dalam pembuatan sistem sensor yang lebih compact, kecil dengan akurasi dan performance yang lebih baik. Komponen-komponen metal oksida (MOX) seperti: SnO ZnO, TiO2, ITO, dll adalah sebagai bahan pembuat lapisan sensitif sensor gas.Oleh karena itu dalam penelitian ini metoda yang digunakan adalah metoda sol gel, dimana pemilihan metoda tersebut disebabkan karena prosesnya lebih singkat, temperatur yang digunakan lebih rendah, dapat menghasilkan serbuk metal oksida dengan ukuran nano partikel dan dapat menghasilkan karakteristik yang lebih baik dari pada proses metalurgi serbuk.

Minggu, 24 Februari 2013

Bahaya mercury pada kosmetik

MERKURI DAN DAMPAKNYA BAGI KESEHATAN

Merkuri atau air raksa (Hg) merupakan golongan logam berat dengan nomor atom 80 dan berat atom 200,6. Merkuri merupakan unsur yang sangat jarang dalam kerak bumi, dan relatif terkonsentrasi pada beberapa daerah vulkanik dan endapan-endapan mineral biji dari logam-logam berat. Merkuri digunakan pada berbagai aplikasi seperti amalgam gigi, sebagai fungisida, dan beberapa penggunaan industri termasuk untuk proses penambangan emas. Dari kegiatan penambangan tersebut menyebabkan tingginya konsentrasi merkuri dalam air tanah dan air permukaan pada daerah pertambangan. Elemen air raksa relatif tidak berbahaya kecuali kalau menguap dan terhirup secara langsung pada paru-paru.
Bentuk racun dari air raksa pada proses masuk pada tubuh manusia adalah methyl mercury (CH3Hg+ dan CH3-Hg-CH3) dan garam organik, partikel mercuric khlor (HgCl2). Methyl mercury dapat dibentuk oleh bakteri pada endapan dan air yang bersifat asam. Ion merkuri anorganik adalah bersifat racun akut. Elemen merkuri mempunyai waktu tinggal yang relatif pendek pada tubuh manusia tetapi persenyawaan methyl mercury tinggal pada tubuh manusia 10 kali lebih lama merkuri berbentuk metal (logam) dan menyebabkan tidak berfungsinya otak, gelisah/gugup, ginjal, dan kerusakan liver pada kelahiran (cacat lahir).
Methyl mercury terakumulasi pada rantai makanan, sebagai contoh adalah merkuri bisa masuk ke dalam tubuh manusia dengan mengkonsumsi ikan yang hidup pada perairan yang tercemar merkuri. Senyawa phenyl mercury (C6H5Hg+ dan C6H5-Hg-C6H5) bersifat racun moderat dengan waktu tinggal yang pendek pada tubuh tetapi senyawa ini berubah bentuk secara cepat pada lingkungan menjadi bentuk merkuri anorganik. Dari survei efek bahaya, merkuri ini adalah bersifat racun bagi semua bentuk kehidupan, dan bersifat lambat untuk dikeluarkan dari tubuh manusia. Methyl mercury beracun 50 kali lebih kuat daripada merkuri anorganik.
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan, kadar merkuri maksimum di dalam air adalah 0,001 mg/l.
Bahaya Merkuri pada Kosmetik

Pemakaian kosmetik yang mengandung Merkuri dapat mengakibatkan
1. Dapat memperlambat pertumbuhan janin
2. mengakibatkan keguguran (Kematian janin dan Mandul)
3. Flek hitam pada kulit akan memucat (seakan pudar) dan bila pemakaian dihentikan, flek itu dapat / akan timbul lagi & bertambah parah (melebar).
4. Efek REBOUND yaitu memberikan respon berlawanan (KULIT AKAN MENJADI GELAP/KUSAM SAAT PEMAKAIAN KOSMETIK DIHENTIKAN).
5. Bagi Wajah yang tadinya bersih lambat laun akan timbul flek yang sangat parah (lebar).
6. Dapat mengakibatkan kanker kulit.

Unsur merkuri yang ada di kosmetik akan diserap melalui kulit, kemudian akan dialirkan melalui darah keseluruh tubuh dan merkuri itu akan mengendap di dalam ginjal yang berakibat terjadinya GAGAL GINJAL YANG SANGAT PARAH. (BISA MENYEBABKAN KEMATIAN) Merkuri dalam krim pemutih (yang mungkin tidak tercantum pada labelnya) dapat menimbulkan keracunan bila digunakan untuk waktu lama.
Walau tidak seburuk efek merkuri yang tertelan (dari makanan ikan yang tercemar), tetap menimbulkan efek buruk pada tubuh. Kendati cuma dioleskan ke permukaan kulit, merkuri mudah diserap masuk ke dalam darah, lalu ,memasuki system saraf tubuh. Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai gangguan system saraf, seperti tremor (gemetar), insomnia (tidak bisa tidur), pikun, gangguan penglihatan, ataxia (gerakan tangan tak normal), gangguan emosi, depresi dll.
Oleh karena umumnya tak terduga kalau itu penyakitnya, kasus keracunan merkuri sering didiagnosis sebagai kasus Alzheimer, Parkinson, atau penyakit gangguan otak. Setelah sekian lama, kosmetik tsb akan diserap melalui kulit dan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, akhirnya merkuri itu akan mengendap di dalam ginjal, sehingga menyebabkan gagal ginjal yang sangat parah bagi pemakainya.
Produk kosmetik yang dipakai tersebut akan menyebabkan iritasi parah pada kulit, yakni berupa kulit yang kemerah-merahan dan menyebabkan kulit menjadi mengkilap secara tidak normal. Kondisi tersebut telah banyak dikeluhkan oleh para konsumen yang sudah terlanjur menggunakan produk-produk kosmetik illegal tersebut. 100%
Cara Mendeteksi Kosmetik Bermerkuri
Produk kosmetik bermerkuri umumnya menjanjikan wajah putih dalam tempo singkat. Seminggu saja menggunakan produk ini, wajah dijamin langsung cling.
"Kalau ada produk yang bisa membuat wajah menjadi putih dalam seminggu, konsumen harus waspada karena kemungkinan produk itu mengandung merkuri. Kosmetik yang aman bisa memutihkan kulit, namun membutuhkan waktu yang lama bahkan bisa berbulan-bulan ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Rosnini Savitri,
Dia menambahkan, konsumen seharusnya tidak tergiur hanya dengan iming-iming menjadi putih dalam waktu singkat saja. Kandungan merkuri bisa menyebabkan kerusakan pada kulit, susunan saraf, otak, ginjal, serta gangguan perkembangan janin. Jangan lupa, merkuri juga dapat menyebabkan kanker.
Mungkin untuk mencegah dapat digunakan kosmetik-kosmetik tradisional untuk merawat kulit sebagai alternatif,jadi hati-hatilah dalam memilih kosmetik? teliti dan selalu waspada terhadap Bahaya Merkuri Pada kosmetik

Daftar Merek Kosmetik Berbahaya

Ini adalah Daftar 27 Merek Kosmetik Berbahaya kosmetik yang di keluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kosmetik yang dinyatakan berbahaya.
Dari Daftar 27 Merek Kosmetik Berbahaya, di antaranya produk kosmetik lokal.
Setelah melakukan investigasi dan uji coba laboratorium, BPOM mengumumkan melalui jumpa pers yang digelar Rabu (26/11/2008), mengenai 27 merek kosmetik yang mengadung bahan dan zat warna berbahaya. berikut adalah Daftar-Daftar Merek Kosmetik Berbahaya tersebut.
Daftar 27 Merek Kosmetik Berbahaya.
1. Doctor Kayama Whitening Day Cream
2. Doctor Kayama Whitening Night Cream
3. MRC Putri Salju Cream
4. MRC PS Crystal Cream
5. Blossom Day Cream
6. Blossom Night Cream
7. Cream Malam
8. Day Cream Vitamin E Herbal
9. Locos Anti Flek Vitamin E dan Herbal
10. Night Crema Vitamin E Herbal
11. Kosmetik Ibu Sari Krim Siang
12. Krim Malam
13. Meei Yung (putih)
14. Meei Yung (kuning)
15. New Rody Special (putih)
16. New Rody Special (kuning)
17. Shee Na Whitening Pearl Cream
18. Aily Cake Two In One Eye Shadow 01
19. Baolishi Eye Shadow
20. Cameo Make-up Kit Three In One Two Way Cake n Multi Eye Shadow n �Blush
21. Cressida Eye Shadow
22. Kai Eye Shadow & Blush On
23. Meixue Yizu Eye Shadow
24. Nuobeier Blusher
25. Nuobeier Blush On
26. Nuobeier Pro make-up Blusher
27. Sutsyu Eye Shadow

Dari 27 merek kosmetik tersebut, BPOM telah mengamankan sebanyak 3.555 item. Disebutkan, kosmetik tersebut mengandung mercury, asam retinoat, zat warna rhodamin atau merah K.10 dan merah K.3 yang berpotensi menyebabkan kanker dan bahkan kerusakan permanen pada susunan saraf otak.
sumber : http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/11/26/1/167983/inilah-daftar-27-merek-kosmetik-berbahaya

Kecantikan adalah suatu anugerah yang harus dijaga, lebih berhati-hati dan selalu waspada perhatikan selalu tanggal kadaluarsa, no reg suatu produk, dan komposisi produk kosmestik itu, kosmestik yang mahal juga bukan jaminan.
Selalu hati-hati dan hindari membeli Kosmetik dan palsu yang Berbahaya.